Inovasi Bahan Ringan (Aluminium dan Karbon) pada Otomotif Asia.

Inovasi Bahan Ringan (Aluminium dan Karbon) pada Otomotif Asia.

0 0
Read Time:1 Minute, 5 Second

Industri otomotif Asia kini fokus pada penggunaan bahan ringan seperti aluminium dan serat karbon untuk meningkatkan efisiensi kendaraan dan memenuhi standar emisi yang semakin ketat. Mengurangi bobot kendaraan adalah cara paling efektif untuk meningkatkan penghematan bahan bakar pada mobil konvensional dan memperluas jangkauan tempuh pada kendaraan listrik (EV).

Aluminium, berkat rasio kekuatan-terhadap-beratnya yang unggul, semakin banyak digunakan untuk membuat bodi, sasis, dan komponen mesin. Produsen di Jepang, Korea, dan Tiongkok berinvestasi dalam teknologi pengecoran dan penyambungan aluminium yang canggih untuk mempertahankan integritas struktural sekaligus mengurangi massa. Hal ini juga membantu dalam mendistribusikan bobot baterai pada EV agar lebih optimal.

Serat karbon, meski lebih mahal, digunakan pada mobil performa tinggi dan flagship model karena kekuatannya yang luar biasa dan bobotnya yang sangat ringan. Di Asia, produsen mulai mencari cara untuk menekan biaya produksi serat karbon agar dapat digunakan pada model volume yang lebih besar. Perkembangan komposit baru dan proses manufaktur yang lebih cepat menjadi kunci untuk mencapai adopsi yang lebih luas.

Penggunaan bahan ringan juga berkontribusi pada aspek keselamatan, karena struktur yang lebih ringan dapat dirancang untuk menyerap energi benturan secara lebih efektif. Inovasi ini mendorong kolaborasi erat antara produsen mobil dan perusahaan metalurgi atau material. Keberhasilan dalam manajemen dan pemanfaatan bahan ringan akan menjadi faktor penentu dalam daya saing otomotif Asia di pasar global.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %